
REPUBLIKA.CO.ID,GAZA–Dengan sombongnya para pemimpin Zionis mengatakan, tidak ada pengecualian bagi siapapun yang tinggal di Gaza. Pernyataan mereka diikuti dengan langkah nyata dengan membantai anak-anak, wanita dan rumah-rumah warga sipil, untuk menegaskan pada dunia, sejauh mana kebiadaban mereka yang telah menguasai akal serta hati mereka. Anak-anak yang masih bau kencur, dibabat habis dengan rudal serta roket, tak disisakan sedikitpun.
Menurut data resmi yang berhasil dilansir pusat informasi Palestina dari komite emergency Palestina menyebutkan, jumlah syuhada yang gugur sejak awal tahun ini mencapai 50 orang. Tujuh diantaranya adalah anak-anak di bawah tujuh tahun. Sementara yang terluka mencapai 185 orang, 40 di antaranya adalah anak-anak atau setara dengan 40 % dari jumlah yang terluka.