Tak Apa, Semua Akan Menjadi Baik (Versi Novel)

Suara deru angin bersahutan di luar sana, agaknya memang benar apa yang diberitakan oleh berbagai media informasi baik elektronik, cetak, dan online bahwa kota-kota di Jawa Timur akan menghadapi serbuan angin-angin yang cukup kencang. Tak terkecuali dengan kota tempat Alfan berada sekarang yakni Kota Surabaya, kota yang terkenal dengan mobilitas penduduk yang sangat tinggi, perkembangan kehidupan masyarakat yang cukup cepat karena merupakan salah satu kota besar di Indonesia, dan tentu saja merupakan salah satu kota yang memiliki udara yang cukup panas.

Alfan duduk santai di depan televisi sambil meminum teh yang telah disediakan untuknya pagi hari itu. Angin-angin masih bersahutan seru di luar sana, pohon-pohon melambai-lambai menerima terpaan angin-angin yang belum terlihat tanda-tandanya untuk berhenti bertiup dengan kencang. Ia sedang berada di rumah salah satu keluarganya di kota itu, liburan semester kampusnya yang sedang berlangsung memungkinkan ia untuk berkunjung ke rumah keluarganya itu, sekedar bersilaturahim saja. Karena di pulau Jawa itu hanya keluarganya inilah yang ada di sana, sedangkan sisanya tinggal di tempat kelahirannya, hampir semuanya!

Tiba-tiba didengarnya suara hentakan kaki menuruni tangga menuju ruang keluarga tempat ia berada sekarang…

Continue reading